Review iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) - arte-polis.info Blog Baru

Sabtu, 26 September 2020

Review iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018)




iPad Pro anyar yang baru saja dirilis Apple ini dijuluki sebagai "The New MacBook Air". Bagaimana tidak, Apple menyebutkan iPad barunya ini sebagai perangkat yang 92% lebih powerful dibandingkan laptop yang banyak beredar saat ini. Perangkat ini dibekali dengan versi terkini Adobe Photoshop dan Autodesk AutoCAD, juga bisa dengan mudah berubah fungsi sebagai laptop dengan dukungan keyboard tambahan dan terhubungkan ke perangkat desktop yang memiliki monitor lebih besar. Keduanya, iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) juga mengusung fitur-fitur canggih lainnya.

 

iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) sama-sama mengusung desain bezel-less dan terlihat semakin tipis. Kendati demikian kedua iPad Pro anyar Apple ini datang dengan ukuran layar yang berbeda. Seperti namanya, iPad Pro 11 (Late 2018) memiliki layar berukuran 11 inci, sedangkan iPad Pro 12.9 (Late 2018) membawa layar berukuran 12.9 inci. Kedua sama-sama memiliki tipe layar Liquid Retina yang sangat tajam dengan bagian pojok membulat. Hadir dengan layar berdesain bezel-less, duo iPad Pro anyar ini dibesut dengan fitur Face ID dan tidak lagi menggunakan Touch ID.

 

Apple juga memungkinkan pengguna untuk merotasi posisi layar berbasiskan posisi wajah. Fitur ProMotion ini juga memungkinkan layar untuk melakukan boot. Layarnya yang memiliki refresh rate 120Hz bisa merender konten di kecepatan 120 fps, semakin sensitif, dan mendukung Apple Pencil.

Kali ini fitur Apple Pencil disematkan ke dalam tablet dengan menggunakan magnet dan bisa mengisi daya secara nirkabel secara otomatis. Apple Pencil tidak perlu lagi menggunakan Lightning port, mengingat iPad Pro baru ini tidak didukung fitur wireless charging. Kelebihan iPad Pro baru ini juga terdapat pada port USB-C yang bisa bekerja seperti USB-C pada MacBook. USB-C ini bisa dihubungkan ke monitor eksternal, kamera DSLR dan juga mencharge smartphone dengan menggunakan USB-C dibandingkan kabel Lightning.

 

Bagaimana dengan performanya? Apple membenamkan chipset Apple A12X Bionic yang sangat powerful dan bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan komputer desktop dengan mudah. Chipset ini masih menggunakan prosesor octa-core, namun kedelapan prosesor ini mampu melejitkan tenaga secara penuh. GPU-nya juga ditingkatkan menjadi desain 7-core. Performa prosesor single-core 35% lebih cepat untuk multi-core nya 90% lebih cepat dibandingkan dengan generasi iPad Pro sebelumnya. Sementara itu, performa GPU juga semakin kencang dan bisa dibandingkan dengan kecepatan Xbox One S. Berbagai permainan game terbaru bisa dimainkan di iPad Pro anyar ini dengan refresh rate 120Hz.

Tidak hanya itu, iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) juga bisa menangani urusan mencetak poster berukuran besar, seperti file .PSD berukuran 3GB dengan 157 layer dan resolusi 12000 x 12000 pixel. Aplikasi Adobe Project Aero di tablet ini juga memungkinkan file berukuran besar tersebut ke dalam presentasi berbasis Augmented Reality (AR). System UI atau antarmuka tablet ini juga bisa mendapatkan sentuhan baru dengan Apple Pencil, termasuk menghadirkan antarmuka seperti aplikasi desktop secara penuh. Apple Pencil juga mendukung fitur double tap gesture yang memungkinkan untuk mengganti tool di Photoshop dan juga berbagai hal lainnya.

 

Kedua iPad Pro anyar ini juga dibekali chip memory controller yang bisa menyimpan file berukuran hingga 1TB secara cepat. Baik iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) tersedia dalam 4 varian penyimpanan internal, mulai dari 64GB, 256GB, 512GB, dan yang terbesar ROM berkapasitas 1TB. Selain itu Apple juga menghadirkan keyboard Folio sebagai aksesoris yang bisa direkatkan dengan menggunakan magnet dan menahan dua perangkat dengan dua angle yang berbeda.

Di bagian belakang, baik tablet berukuran 11 inci maupun 12 inchi ini dibekali dengan kamera utama 12 MP, lengkap dengan aperture f/1.8. Meski sensornya sama dengan iPad Pro 2017, namun iPad Pro anyar ini disemati dengan sensor Smart HDR, Apple sendiri menggunakan sensor HDR+ ini pada dua iPhone barunya, iPhone XS dan iPhone XR. Selain itu kamera tablet iPad Pro ini juga memiliki kamera TrueDepth di bagian depan yang bisa membuat Selfie Portrait menggunakan Animoji dan Memoji. Apple juga menghadirkan charger 18W di tablet ini.

 

Sementara itu sistem audio kedua tablet iPro baru Apple ini memiliki dukungan empat speaker, namun model terbarunya memiliki dukungan tweeter atau woofer. Juga tersedia 5 mikrofon untuk menghasilkan suara jernih, termasuk hadirnya fitur FaceTime. Berbicara tentang ketersediaan, baik iPad Pro 11 (Late 2018) dan iPad Pro 12.9 (Late 2018) saat ini sudah bisa dipesan dan akan dikirimkan pada 7 November mendatang. Terdapat pilihan varian Wi-Fi only dan varian LTE yang memiliki dukungan nano SIM dan eSIM.

Berbicara banderol harga, iPad Pro 11 (2018) dibesut dengan harga termurah USD 799 (Rp12,5 juta) sedangkan varian tertinggi dijual sebesar USD 1,549 atau Rp22,5 juta. Sedangkan iPad Pro 12.9 (Late 2018) dibesut dengan harga mulai USD 999 atau setara Rp 15 juta. Varian termahalnya ditawarkan seharga USD 1,749 atau Rp 26,5 juta. Kendati demikian harga tablet tersebut berlaku untuk varian Wi-Fi. Untuk dukungan LTE, maka pembeli harus menambah uang senilai USD 150 atau setara Rp2,250 juta.

 

Saat ini Apple masih menjual iPad Pro 10.5 lawas seharga USD 649 atau Rp9,75 juta. Sedangkan casing Smart Folio dijual seharga USD 179 atau Rp2,7 juta untuk iPad Pro 11 (Late 2018), sedangkan untuk iPad Pro 12.9 (Late 2018) dijual USD 199 atau Rp3 juta. Adapun Apple Pencil generasi kedua dijual seharga USD 129 atau setara Rp 1,95 juta. Belum ada keterangan kedua tablet iPad Pro anyar ini juga beredar di Indonesia. Semoga saja cepat beredar, ya!

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda